
Sebuah suling berumur 35.000 tahun telah ditemukan di Jerman yang menurut para ahli merupakan alat musik tertua di dunia.
Suling tulang ini ditemukan di sebuah gua di lembah Ach di barat daya Jerman, dimana manusia modern awal mulai menjadi pintar setelah meninggalkan Afrika.
Suling ini dibuat dari tulang seekor burung griffon (Gyps fulvus, spesies yang memiliki sayap yang lebar sekitar 265cm) sepanjang 21,8cm, punya lima lubang dan dua ukiran buatan ahli, berbentuk huruf V di ujungnya untuk tempat meniup.
Tim dari Tubingen University mengatakan pertunjukkan alat musik ini dulunya tersebar luas di jaman prasejarah.
Seruling ini ditemukan dekat dengan dua pecahan kecil dua seruling gading, semuanya merupakan dari zaman karbon.
Ilmuwan mengatakan, "Kehadiran musik di kehidupan orang-orang awal paleolithikum tidak langsung digunakan untuk keuntungan ekonomi efektif dan merangsang.
"Namun, dilihat dari konteks perilaku yang lebih luas, musik pada jaman awal paleolithikum bisa jadi telah mendukung hubungan sosial yang lebih berkembang.
[7:07 PM
|
0
comments
]


0 comments
Post a Comment